Minggu, 10 April 2011

ZAT-ZAT PALIN EKSTRIM DI KELASNYA



1. Zat Paling Gelap



Nanotube karbon, sebuah materi yang menyerap 99,9% cahaya yang menyentuhnya. Permukaan mikroskopisnya yang kasar dan tidak rata menyebabkannya memecah cahaya sekaligus menjadikannya sebagai zat miskin reflektor. Atas karakteristiknya yang sedemikian itu, para ilmuwan pun tertarik untuk mengaplikasikannya sebagai sarana perbaikan alat-alat optik seperti teleskop, dan bahkan digunakan untuk membuat kolektor tenaga surya yang efisien.

2. Zat Paling Mudah Terbakar



Zat apa yang mudah terbakar? Mungkin styrofoam, napalm, marshmallow … Tetapi, ketiganya belum seberapa jika dibandingkan dengan Triflouride Klorin. Bahkan, Nazi pun ketakutan untuk menggunakannya. Dalam sebuah peristiwa, satu ton Triflouride Klorin tumpah dan terbakar. Membakar beton setebal 12 inci serta pasir dan kerikil sepanjang beberapa meter.

3. Zat Paling Beracun



Kalian pernah mendengar tentang Botox? Tidak diragukan lagi, botox adalah “racun paling mematikan.” Botox menggunakan toksin botulinum yang dihasilkan oleh bakteri Clostridium botulinum, dan sangat mematikan. Dengan jumlah yang sama dengan sebutir garam cukup untuk membunuh manusia seberat 200 lb. Pada kenyataannya, mereka bahkan menyatakan bahwa hanya memerluka 4kg Botox, untuk membunuh setiap orang terakhir di bumi.

4. Zat Paling Panas



Terbuat dari atom emas, panas sup quark-gluon mencapai 4 triliun derajat Celsius atau 250.000 kali lebih panas dari bagian dalam matahari. Jumlah energi yang dilepaskan dalam tabrakan itu cukup untuk mencairkan proton dan neutron. Para ilmuwan berpikir jika zat ini bisa memberikan gambaran tentang apa kelahiran alam semesta.

5. Zat Paling Asam



Umpama Aliens diisi dengan asam fluoroantimonic, mereka tidak hanya akan jatuh ke lantai. Tetapi, uap yang dilepaskan oleh mayat mereka akan membunuh semua orang di sekitar mereka. Asam fluoroantimonic 2 pangkat 1019 kali lebih kuat daripada asam sulfat! Dan… meledak bila terkena air. Ketika itu bereaksi, asap beracun dapat membunuh semua orang dalam ruangan.

6. Zat Paling Eksplosif



HMX dan Heptanitrocubane. Heptanitrocubane sebagian besar ada di laboratorium dan mirip dengan HMX, namun memiliki struktur kristal padat dan memberikan potensi merusak yang lebih besar. Sementara HMX dapat memberikan ancaman besar secara fisik. HMX digunakan dalam bahan bakar padat roket, detonator, bahkan senjata nuklir.

7. Zat Paling Bersifat Radioaktif



Polonium-210. Zat yang memancarkan sinar biru ini merupakan zat yang paling bersifat. Seorang mantan mata-mata Soviet, Alexander Litvinenko, telah ditipu untuk memakannya tanpa pengetahuannya. Akibatnya, ia segera meninggal karena kanker.

8. Zat Paling Keras



Jika Anda berpikir zat yang paling keras di bumi adalah berlian, maka pemikiran agan salah. Secara teknis zat paling keras merupakan gabungan nanorod diamond. Zat ini sebenarnya merupakan kumpulan berlian skala nano. Mereka tidak alami. Zat ini dikembangkan di Jerman pada tahun 2005 dan kemungkinan akan digunakan dalam kapasitas yang sama dengan industri intan.

9. Zat Paling Bermagnet



Magneto. Substansi yang dikembangkan pada tahun 2010 ini berasal dari besi dan nitrogen. 18% lebih bersifat magnetis dan begitu kuat. Zat ini telah memaksa para ilmuwan untuk meninjau kembali cara kerja magnet tersebut. Orang yang menemukan zat ini telah berusaha keras untuk memastikan bahwa karyanya dapat direproduksi oleh para ilmuwan lain, karena senyawa serupa dilaporkan pernah dikembangkan di Jepang kembali ada tahun 1996, tetapi fisikawan lain tidak dapat menirunya, sehingga tidak pernah secara resmi diterima.

10. Zat Paling Cair



Superfluiditas adalah keadaan materi (seperti padat atau gas) yang terjadi pada temperatur yang sangat rendah, memiliki konduktivitas panas yang tinggi dan tanpa viskositas. Helium 2 adalah contohnya. Secangkir He2 secara spontan akan mengalir dan keluar dari wadah. Merembes, menembus bahan yang dinyatakan padat. He2 juga merupakan konduktor panas paling efisien di bumi; beberapa ratus kali lipat dari tembaga. Panas bergerak begitu cepat melalui Helium 2

Minggu, 27 Maret 2011

Dompet Ajaib Buatan MIT, Cocok Untuk Berhemat

Inovation - Peneliti MIT mendesain dompet yang bisa mengerti kondisi keuangan penggunanya. Tak semua orang bisa mengerem keinginan impulsif mereka untuk berbelanja.
Namun, kini hal itu bisa diatasi dengan kehadiran tiga buah dompet ajaib besutan para ilmuwan dari Massachusetts Institute of Technology (MIT).



Dengan dompet-dompet yang dinamakan Proverbial Wallet, penggunanya bisa semakin mudah untuk mengendalikan pengeluaran mereka, karena dompet-dompet ini dirancang untuk bisa mengetahui kondisi finansial pemiliknya.
Dompet pertama yang dinamakan dompet Bumblebee, adalah dompet yang dilengkapi dengan vibrator. Dompet itu akan bergetar setiap kali rekening pemilik dompet itu tengah berubah. Setiap kali transaksi keuangan terjadi, dompet akan mengetahuinya.
Ia bisa bergetar dengan pola getar yang bisa diprogram. Bahkan ia juga bisa disetel untuk memperingatkan adanya upaya penipuan, ketika dompet bergetar tanpa adanya sebuah transaksi pembelian.
Sementara, dompet lain yang dinamakan Peacock, bisa mengembang atau mengempis seiring dengan kondisi keuangan pemiliknya.
Adapun dompet model Mother Bear bisa membuka atau menutup sesuai dengan kondisi keuangan pemiliknya. Ia dilengkapi dengan engsel yang terkoneksi dengan internet dan mengetahui posisi rekening bank pemiliknya.



Saat uang pemiliknya masih tebal, dompet tesebut masih mudah dibuka-buka. Sementara bila kondisi keuangan sudah semakin menipis, maka dompet itu akan semakin sulit untuk dibuka, 'memaksa' pemilik dompet untuk lebih berhemat.
Dompet-dompet ini terhubung dengan data rekening bank pemiliknya melalui koneksi internet, lewat sinyal Bluetooth yang dipancarkan oleh ponsel. Platform ini memanfaatkan mikroprosesor yang ditanam di dompet. Namun ia juga membutuhkan sebuah aplikasi yang ditanam di ponsel.




Dari data-data masukan dari internet tentang rekening pemilik dompet tersebut, maka sistem ini akan mengeluarkan perintah keluaran kepada vibrator atau motor engsel di dompet.
“Ini adalah cara untuk membuat sesuatu yang tidak memiliki properti fisik, misalnya rekening bank, bisa lebih terasa secara fisik,’’ kata Henry Holtzman, direktur riset yang merancang dompet-dompet ini.
Yang terpenting, dompet-dompet ini diharapkan bisa membuat uang pemiliknya bisa lebih 'awet' dan terkendali.

Jumat, 04 Maret 2011

Poster yang penuh makna



Baca dan resapi makna di dalam tulisan ini.... karena kita semua akan mengalaminya,, suatu saaat nanti

Senin, 28 Februari 2011

Janji Rumah Super Murah untuk Rakyat Pada saat kampanye pemilihan presiden 2004 silam : ia juga menjanjikan redistibusi tanah.

Inovation - Pemerintah tengah menyiapkan cetak biru rumah murah bagi masyarakat tak mampu dengan harga sekitar Rp20-26 juta. Cetak biru yang mencakup luas rumah, harga, lokasi perumahan, dan jadwal pelaksanaan pembangunan diharapkan kelar pekan ini.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa, menjelaskan bahwa rumah murah ini merupakan program prorakyat di bidang perlindungan sosial yang telah dibahas Presiden dengan seluruh menteri, gubernur, dan para direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Bogor, 23 Februari 2011.

Rumah super murah ini didesain sederhana dengan luas bangunan 36 meter persegi. Nantinya, rumah ini diperuntukkan bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah antara Rp1,2 juta - Rp1,7 juta per bulan. "Tahun ini disusun blue print-nya. Tapi anggarannya baru masuk APBN 2012," kata Hatta, waktu itu.

Adapun mengenai pembiayaan program ini, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Armida Alisjahbana, mengatakan berasal dari penghematan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Namun, dana penghematan ini tak hanya untuk program rumah super murah, melainkan juga untuk mempertajam program prorakyat yang sudah ada, seperti program air bersih, pemberdayaan nelayan, dan program masyarakat miskin perkotaan. Penggunaan dana hasil penghematan APBN tersebut, harus mendapat persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat terlebih dahulu.

Selain itu, sumber dana pembangunan rumah super murah juga menggunakan dana program tanggung jawab sosial perusahaan BUMN.

***

Menyiapkan rumah murah tak semudah membalikkan telapak tangan. Ada beberapa kendala yang perlu diperhatikan, seperti ketersediaan tanah, kesiapan pemerintah daerah, hingga masalah pembiayaan.

Terkait ketersediaan tanah, anggota DPR Ali Wongso mengusulkan agar tanah disediakan dengan sistem sewa. "Supaya lebih terjangkau," kata Ali di Jakarta, Senin 28 Februari 2011.

Negara bisa mengintervensi dengan menggunakan tanah milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terbengkalai. Ia mencontohkan tanah di sekitar stasiun milik PT Kereta Api (Persero) banyak yang tidak terpakai. Bila dibangun rumah, rakyat bisa mendapat akses transportasi.

Belum lagi soal pembiayaan, ini juga bisa menjadi masalah. Karena itu, Ali meminta agar perbankan pelat merah memberikan keringanan bunga kredit sehingga membantu program itu. "Pembiayaan yang mudah, masyarakat bisa mengakses rumah murah," katanya.

Tak cuma itu, kesiapan pemerintah daerah juga sangat penting. Sebab banyak proyek di daerah, seperti rumah susun sederhana sewa yang tak jalan. "Ini karena pemdanya tidak siap," kata pengamat perumahan Zulfisyarif di Jakarta, Senin kemarin.

Ia menekankan perlunya Undang-undang nomor 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang, dan Peraturan Pemerintah nomor 26 tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional patut dipertimbangkan. "Ini terkait dengan insentif bagi pengembang," tutur Zulfisyarif.

Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menilai program ini sangat mungkin dijalankan. "Tapi harus dikaji dulu," kata Ketua Umum REI Setyo Maharso.

Dia menuturkan, kemungkinan besar ada beberapa komponen bangunan yang dialihkan guna memenuhi anggaran Rp20-26 juta per rumah. "Mungkin kami menggunakan produk massal, sehingga lebih murah," kata Setyo.

***

Meski banyak rintangan, Kementerian Perumahan Rakyat optimistis program rumah super murah ini akan berhasil. Kementerian akan menggunakan mekanisme subsidi dan pembebasan uang muka. "Sehingga rakyat berpenghasilan sangat rendah bisa memiliki rumah," kata Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa di Jakarta, Senin.

Agar harga tetap murah, pemerintah akan memberi subsidi tanah. Tanah ini sebenarnya milik BUMN, TNI, dan kepolisian yang kemudian dimanfaatkan pemerintah. Pemerintah juga akan memberi keringanan lain, seperti bebas biaya izin mendirikan bangunan (IMB). "Kami akan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menjalankan program ini," ujar dia.

Cara lain, masyarakat yang punya lahan tapi tidak punya uang untuk membangun rumah, bisa minta bantuan pemerintah. "Tentunya, harga jadi murah karena tidak perlu biaya pengadaan tanah," katanya.

Karena itu, Kementerian Perumahan akan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan, Badan Pertanahan Nasional (BPN), dan pemda. "Pihak perbankan tetap kami libatkan untuk menopang subsidi selisih bunga."

Rumah murah ini merupakan 'janji' kedua dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang berkaitan dengan properti. Pada saat kampanye pemilihan presiden 2004 silam ia juga menjanjikan program redistibusi tanah (land reform). Tanah yang akan dibagikan kepada masyarakat total seluas 142.159 hektare di 389 desa yang tersebar di 21 Provinsi.

Namun, setelah tujuh tahun berlalu, dari ratusan ribu hektar tanah yang dijanjikan untuk rakyat, hingga kini baru terealisir sekitar 214 hektar atau sekitar 0,15 persen. (iip)